Bendahara Puskesmas Sawang Divonis 1 Tahun

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor ) Banda Aceh memvonis mantan Bendahara Puskesmas, Sawang, Aceh Utara, Ratna Hartini selama 1 tahun penjara. Perempuan paruh bayah itu terbukti korupsi dana Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) Rp 148 juta.

Vonis Ratna dibacakan Hakim Ketua Abdul Aziz didampingi Syaiful Has’ary dan Zulfan Effendi, Senin (24/11/14). Hukuman dari majelis tersebut lebih ringan 3 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 4 tahun penjara.

Dalam amarnya, hakim Abdul Aziz mengatakan, pada tahun 2011 terdakwa Ratna Hartini terbukti mencairkan dana JKA milik Puskesmas Sawang, Aceh Utara dari Bank Aceh Cabang Lhoksukon Rp 693 juta.

Selain penarikan tidak merujuk aturan dana JKA, uang senilai Rp 184 juta penggunaannya tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh terdakwa. Kejadian ini dilakukan terdakwa bersama Kepala Puskesmas Sawang, Mukhtar.

“Untuk itu, Ratna Hartini dihukum 1 tahun penjara, denda Rp 50 juta subsider (pengganti denda) 2 bulan kurungan badan. Terdakwa tidak dibebankan mengembalikan uang negara karena sudah dibebankan kepada Mukhtar, Kepala Puskesmas Sawang yang sudah dihukum sebelumnya,” jelas majelis hakim.

Menurut seorang JPU, Kepala Puskesmas Sawang, Mukhtar (kini terpidana) telah divonis majelis hakim pada September 2014 lalu selama 2 tahun penjara, denda Rp 50 juta dan dibebankan mengembalikan uang negara sebesar Rp 148 juta.[Juli P Mudo]

Sumber: Habadaily.com