Fakta dan Data Kebijakan Anggaran Kabupaten Aceh Utara untuk Pengentasan Kemiskinan

Aceh Utara merupakan salah satu kabupaten terkaya dengan jumlah pendapatan daerahnya tertinggi di Provinsi Aceh. Realisasi pendapatan Aceh Utara pada tahun 2009 mencapai Rp. 733.890.710.053. Sedangkan pada tahun 2012, pendapatannya meningkat secara signifikan dibandingkan tahun 2009 yang mencapai Rp. 1.148.270.490.680. Jika diakumulasikan, sejak tahun 2009 hingga 2012, jumlah pendapatan yang telah diterima oleh kabupaten ini mencapai Rp. 3.902.495.793.023. Ini diluar penerimaan pada tahun 2013 dan 2014 yang diproyeksikan sebesar Rp. 1.362.237.919.749 dan Rp. 1.690.112.715.497. Dan pendapatan-pendapatan ini dipastikan akan terus meningkat ditahun-tahun mendatang.

Fakta dan Data Anggaran Aceh Utara
Sumber : APBK Aceh Utara, di olah oleh MaTA

Meskipun pendapatan Kabupaten Aceh Utara termasuk tertinggi di Aceh, namun pendapatan tersebut masih didominasi dari dana perimbangan yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat. Pada tahun 2009, total dana perimbangan yang diterima Aceh Utara mencapai 85% dari total pendapatan diikuti Pendapatan Asli Daerah (PAD) 11% dan Lain-lain pendapatan yang sah 4%. Pada tahun 2010, dana perimbangan yang diterima meningkat menjadi 87% dari total pendapatan diikuti Lain-lain pendapatan yang sah dan PAD masing-masing 9% dan 3%. Selanjutnya, pada tahun 2011, 2012 dan proyeksi 2013 dan proyeksi 2014 masing-masing penerimaan dana perimbangan dari total pendapatan masing-masing 81%, 86%, 85% dan 79%.

Besarnya kontribusi dana perimbangan bagi pendapatan membuktikan kemandirian keuangan pemerintah Aceh Utara masih sangat rendah, sehingga setiap tahunnya Aceh Utara harus mengharapkan kucuran dana dari pemerintah pusat. Selain itu, komposisi pendapatan dari sektor ini sejak tahun 2009 hingga 2014 mengalami peningkatan yang tajam, sebagaimana yang terlihat dalam grafik.

Adapun komposisi dana perimbangan yang terlihat dari dokumen anggaran pemerintah Kabupaten Aceh Utara terdiri dari Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak, Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Unduh versi lengkap dari hasil kajian ini disini.