Kajati Aceh Himbau Jajaran Bertindak Profesional

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh menghimbau seluruh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di jajarannya untuk bertindak profesional dalam penegakan hukum. Setiap kebijakan yang diambil jangan sampai menodai hukum itu sendiri.

Himbauan ini disampaikan Kajati Aceh, Tarmizi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kejaksaan di Aula Kejati Aceh, Rabu (5/11/14). Rapat tersebut dihadiri seluruh Kajari se- Aceh “Kebijakan yang diambil oleh setiap pimpinan kejaksaan di daerah harus proporsional, sehingga tidak menodai semangat dalam penegakan hukum,” tegas Tarmizi.

Sebagai lembaga publik di bidang penegakan hukum, katanya, kejaksaan mempunyai tanggung jawab kepada negara. Setiap langkah dan perbuatan lembaga kejaksaan juga tidak terlepas dari pengawasan masyarakat.

Untuk itu Tarmizi menekankan, aparat kejaksaan harus profesional dan proporsional dalam menjalankan amanah rakyat khususnya dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi, pengawasan penggunaan keuangan negara, menuntut setiap perkara tindak pidana umum serta menjalin hubungan kerja dengan keperdataan.

Dalam kesempatan itu Kajati yang didampingi oleh Wakajati Aceh, Agus Trihandoko, Kabag TU dan para Asisten, juga memaparkan rencana dan program kerja lembaga kejaksaan di tahun 2015 mendatang serta capaian kerja di tahun 2014 (Januari-Oktober).

Seperti, penyelamatan uang negara dalam kasus korupsi Rp1.327.710.500, uang negara yang dipulihkan dalam kasus perdata Rp.7.827.803.596, dan realisasi DIPA Kejaksaan Aceh sebesar 62.50 persen dari nilai pagu Rp.114.924.255.000. Sejumlah kasus yang ditangani, baik dalam penyidikan, penuntutan juga dipaparkan dalam acara tersebut.[Juli P. Mudo]

Sumber: Habadaily.com