Kelola Dana Desa Melalui Aspirasi Warga, Krueng Tinggai Jadi Contoh

Desa Krueng Tinggai Kecamatan Samatiga Aceh Barat, merupakan salah satu Desa tersukses pengeloaan Dana desa secara terpadu di tahun 2017, sehingga Desa Krueng Tinggai merupakan desa pertama yang dicairkan dana Desa tahun 2018 dari 321 Desa.

Kesuksesan Desa Krueng Tinggai dalam membagun gampong, tidak terlepasa dari peran serta lembaga pendamping Seknas Fitra dan MaTA yang di keordinir Sudirman Z, dengan sistim jemput bola dalam menerima aspirasi dari warga setempat.

Sudirman Z Kepada wartawan (10/03/18) mengatakan, pihaknya jadi bangga karena Desa Krueng Tinggai telah sukses mengelola dana desa dengan sangat aspiratif sehingga Krueng Tinggai kini dinobatkan sebagai Desa terbaik di Aceh Barat.

Menurutnya, mengelola dana desa itu sangat sensitif, maka jangan bertindak diluar ketentuan yang ada, libatkan semua elemen masyarakat, gali aspirasi dari mereka, apa yang menjadi kebutuhan mendesak untuk dibangun.

Makanya di Desa Krueng Tingai telah dibentuk Komite Tuha Peut untuk mendatangi rumah warga guna mengali aspirasi agar disampaikan ke dalam forum kemudian dipecahkan bersama.

Sehinga tidak ada aspirasi yang tidak tertangani, aspirasi yang disampaikan itu akan di selektif lagi,apakah aspirasi tersebut urgensial dan menyentuh kepentingan umum, aspirasi seperti itu akan ditindak lanjuti, sementara aspirasi yang sifatnya personal akan disepakati utuk tidak dilanjutkan,katanya.

Hal yang sama juga dikatakan Geuchik Krueng Tingai Kamaruzaman, ia mengakui sangat terbuka dengan warganya dalam membangun gampong, keterbukaan itu disampaikan tiap usai salat Jum’at dimuka umum, sehingga tidak ada yang ngomong di belakang.

Berangkat dari keberhasilan itu Krueng Tingai di nobatkan sebagai Desa terbaik dalam laporan Rancangan Pendapatan Anggaran Gampong (RAPG) dan realisasinya, sehingga pada tahun 2018 dana Desa Krueng Tinggai tercepat di tranfer dari pusat, demikian Geuchik Krueng Tingai.[sumber : www.harianaceh.co]