MaTA: Keterbukaan Informasi Publik Salah Satu Cara Cegah Korupsi

Koordinator lembaga swadaya masyarakat yang konsen isu korupsi Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) Alfian mengatakan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya mal administrasi dan praktik korupsi di institusi/badan publik.

“Dengan adanya akses permohonan informasi publik ke institusi penyelenggara negara sebagai bentuk partisipasi masyarakat yang akan menjadi alat kontrol dan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah,” ujar Alfian, Jumat 10 Desember 2015

Katanya, sudah saatnya masyarakat mendorong transparansi informasi di Aceh, termasuk dalam hal tata kelola hutan dan lahan di Aceh yang menurut hasil penelusuran lembaganya banyak menuai permasalahan. Sehingga, menurutnya, sekarang di Aceh banyak kasus sengketa lahan.

“Tidak hanya kasus sengketa lahan, kami juga menemukan izin HGU lahan dan hutan di Aceh yang bermasalah. Dan ini berpotensi merugikan negara, bahkan di sektor ini sekarang potensi terjadinya korupsi dalam jumlah besar-besaran,” sebut Alfian.

Dalam training Tata Cara Akses Informasi Publik untuk Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dan Masyarakat di Aceh, pada Kamis 10 Desember 2015 yang diselenggarkan lembaga itu M Yakob Ishadamy salah satu narasumber menyebutkan, yang bisa dilakukan sekarang untuk mencegah terjadinya penyelewangan di sektor tata kelola lahan dan hutan di Aceh adalah dengan mendorong keterbukaan informasi publik.

Dalam training tersebut MaTA mlibatkan perwakilan OMS, perwakilan masyarakat dari daerah Aceh Timur, Bener Meriah, Aceh Utara, Aceh Besar dan Banda Aceh. Dengan nara sumber M Yacob, Ketua Komisi Informasi Aceh Afrizal Tjoetra yang dipandu oleh rekan Arman Fauzi sebagai fasilitator.[]

Sumber: acehbaru