MaTA: Pembahasan APBA 2016 Rawan Penumpang Gelap

Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, mengatakan pembahasan APBA 2016 akan sangat rawan penyelewengan. Pasalnya waktu untuk pembahasan APBA 2016 tersebut sudah sangat minim.

“Jika proses pembahasan APBA dilakukan dalam waktu sempit maka ini rawan dengan penumpang gelap,” kata Alfian kepada portalsatu.com, Kamis, 31 Desember 2016.

Hal itu ia katakan terkait dengan polemik pembahasan anggaran antara legislatif dan eksekutif yang berakhir di Jakarta beberapa waktu lalu. Ia mengapresisi keputusan APBA yang tidak jadi di-pergubkan namun ia sangat menyayangkan sikap elit politik yang dinilai tidak jujur membangun Aceh.

“Saya sangat mengapresiasi keputusan untuk membahas kembali APBA karena kalau di-pergubkan itu adalah kerugian besar dalam demokrasi Aceh. Tapi di sisi lain kita juga sangat menyayangkan sikap elit politik yang tidak jujur dalam membangun Aceh,” kata Alfian.

Alfian juga mengatakan agar seluruh elemen sipil agar dapat mengawasi pembahasan APBA 2016 ini. Karena, menurut Alfian, musim Pemilukada 2017 dapat menjadi faktor penyelewengan APBA itu sendiri.

“2017 mendatang ada Pemilukada di Aceh dan di situlah peran masyarakat sipil dalam pengawasan anggaran ini,” kata Alfian.[]

Sumber: Portalsatu