Putusan Kasasi MA Turun, Mantan Ketua Percasi Aceh Utara Ditahan

Ketua Harian Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Aceh Utara periode 2008-2012, drh. Baharuddin Hasan, resmi ditahan di Rutan Lhoksukon, Kamis malam, 20 November 2014. Penahanan dilakukan Kejaksaan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara, usai turunnya putusan kasasi dari Mahkamah Agung.

Baharuddin ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana pembinaan olahraga catur tahun 2008, atas pengelolaan dana APBK Aceh Utara senilai Rp 394.116.000. Dalam kasus itu kerugian negara mencapai Rp 115 juta. Seharusnya, dana tersebut disalurkan dari pos Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Utara untuk pembinaan atlet ke Percasi Aceh Utara.

Kepala Kejaksaan Negeri Lhoksukon, T Rahmatsyah SH, MH kepada ATJEHPOST.co mengatakan, Baharuddin dijatuhkan hukuman 1 tahun penjara dengan denda Rp50 juta.

“Putusan dari MA sama persis dengan vonis yang dilakukan Pengadilan Negeri Lhoksukon pada Rabu, 13 April 2011 lalu. Putusan serupa juga diberikan Pengadilan Tinggi Banda Aceh saat ia melakukan banding,” ujarnya.

Ia mengatakan dalam amar putusan MA, terpidana diharuskan membayar uang pengganti Rp 90.795.000. Terpidana akan menjalankan hukuman tambahan empat bulan penjara jika tidak membayar dalam waktu sebulan setelah putusan inkrah. [Zulkifli Anwar]

Sumber: Atjehpost.co