Serapan Anggaran SKPA Rendah, MaTA: Itu Akibat Gubernur Tak Tegas

Lembaga Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) menilai lemahnya daya serap anggaran 2014 karena Gubernur Zaini dinilai kurang tegas terhadap kepala SKPA.

“Ini sebuah kegagalan, gubenur tidak tegas dalam memimpin sehingga lambatnya para SKPA dalam melakukan tugas nya,” ujar Koordinator MaTA, Alfian, keapada Atjehpost.Co, Selasa 25 November 2014.

Menurut Alfian, lemahnya serapan anggaran ini juga terjadi karena seringnya mutasi kepala SKPA selama pemerintahan Zikir. Program yang disusun sering gagal karena pergantian kepala SKPA.

“Seharus nya gubernur harus mengutarakan alasan mutasi pejabat, sehingga masyarakat tahu kesalahan setiap kepala dinas dan dinilai pantas diganti. Jadi jelas muatasi itu karena apa. Namun yang dilakukan selama ini (mutasi-red) tidak punya alasan,” kata Alfian lagi.

Lebih lanjut, kata Alfian, seharusnya Gubernur Aceh yang sudah lama menetap di luar negeri secara tidak langsung memiliki pengalaman baik. Sistem di luar negeri seharusnya bisa diterapkan untuk kemajuan Aceh.

“Gubernur Aceh seharusnya jauh lebih mampu memimpin Aceh. Menurut kita ketahui gubernur banyak pengalaman dari Eropa, punya strategi baru dalam membangun Aceh, tapi ternyata tidak. Tidak yang seperti kita bayangkan,” ujar Alfian.

Untuk mengatasi rendahnya daya serap anggaran, kata Alfian, Gubernur Aceh harus mengatur strategi yang baru, serta harus tegas dalam mengambil kebijakan.[Zulkarnaini Syehjoel]

Sumber: Atjehpost.co