Dugaan Korupsi Dana KIP Agara Rp 27,9 Miliar, MaTA Minta Polisi Usut sampai ke Akar-akarnya

Dugaan Korupsi Dana KIP Agara Rp 27,9 Miliar, MaTA Minta Polisi Usut sampai ke Akar-akarnya

Penyidik Tipikor Polres Aceh Tenggara diminta mengusut tuntas dugaan penyimpangan dana pemilu sebesar Rp 27,9 miliar yang dikelola Komisi Independen Pemilu (KIP) Aceh Tenggara untuk Pilgub Aceh dan Pilbup Agara.

Permintaan itu disampaikan Koordinator Badan Pekerja Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, kepada Serambinews.com, Senin (17/9/2018).

Ia mengatakan, polisi harus menelusuri siapa saja yang ‘menikmati’ dana tersebut.

Penelusuran terhadap aliran dana KIP Agara atau penikmat dana tersebut perlu diusut tuntas sampai ke akar-akarnya sehingga ada kepastian hukum.

Lembaga pemilu (KIP) perlu dibersihkan dari potensi-potensi dugaan korupsi karena dapat berimplikasi pada kualitas pemilu nantinya.

MaTA mendukung penuh penyidik Tipikor Polres Agara yang sedang mendalami atau menangani kasus dugaan korupsi dana pemilu di KIP Agara.

Tapi, kata Alfian, dalam kasus ini diharapkan tidak ada upaya untuk menyelamatkan pihak-pihak tertentu.

“Kita mau tahu dana tersebut untuk apa dan ke mana saja digunakan dan siapa-siapa saja yang mencicipi aliran dana tersebut. Ini harus diketahui publik agar dana KIP Agara yang dikorupsi jelas siapa saja bakal yang menjadi tersangka atas dugaan korupsi berjamaah ini,” kata Alfian.

Menurut MaTA, apabila aliran dana ini tidak ditelusuri sampai tuntas, akan menjadi preseden atau contoh buruk dalam penegakan hukum kasus korupsi

Artikel ini telah tayang di http://aceh.tribunnews.com/2018/09/17/dugaan-korupsi-dana-kip-agara-rp-279-miliar-mata-minta-polisi-usut-sampai-ke-akar-akarnya