MaTA. Upaya melahirkan alokasi anggaran yang responsif gender dan inklusif untuk tahun anggaran 2020, perwakilan perempuan dan disabilitas dari tiga desa di Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat membedah dokumen Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) tahun berjalan.

Kegiatan diikuti peserta dari tiga desa meliputi Alue Batee, Peuribu dan Panton Bahagia dalam program sekolah anggaran dipusatkan di Desa Alue Batee.

Sekolah anggaran tersebut dilaksanakan dalam tahun 2019 oleh LSM MaTA, Seknas Fitra kerjasama dengan KOMPAK di Aceh Barat.

Pemateri sekolah anggaran, Amel kepada wartawan di Meulaboh, Sabtu (31/8/2019) mengatakan, bedah anggaran gampong merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh perempuan dan anggota Tuha Peut.

Tujuannya untuk mengetahui sejauh mana alokasi anggaran diperuntukkan untuk program prioritas berdasarkan hasil musyawarah gampong dalam rangka penurunan angka kemiskinan.

“Semoga kegiatan serupa dapat dilaksanakan oleh perempuan dan Tuha Peut di semua gampong untuk memberikan catatan positif dan konstruktif guna melahirkan dokumen perencanaan gampong yang responsif, partisipatif dan akuntabel,” kata Amel.

Dikatakannya di Kecamatan Arongan Lambalek, telah mendirikan sekolah anggaran gampong sebagai ruang belajar bagi aparatur desa, tuha peut, kelompok perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.

Supaya anggaran gampong benar-benar terkelola dengan baik sebagaimana ketentuan dan bermanfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Artikel ini telah tayang di serambinews.com
https://aceh.tribunnews.com/2019/08/31/perempuan-di-aceh-barat-ikut-sekolah-anggaran-desa.